Cara Membuat Video Pembelajaran

Cara Membuat Video Pembelajaran

  • Teachmint
    Teachmint

Di jaman serba digital seperti sekarang ini, para guru dan pengampu kurikulum sekolah perlu menguasai cara membuat video belajar. Dengan kecanggihan teknologi, hal ini bukanlah sesuatu yang sulit dilakukan. Banyaknya aplikasi dan tutorial video pembelajaran gratis seperti yang tercantum di bawah ini akan membuat segala prosesnya jauh lebih mudah.

1. Mengapa Harus Bisa Membuat Video Pembelajaran Sendiri?

Tingginya tren sekolah virtual diprediksi akan merubah sistem pendidikan di masa depan. Metode blended-learning diperkirakan akan menjadi cara belajar yang paling ideal karena terbukti memiliki tingkat keefektifan yang tinggi. Belum lagi, teknologi komputer dan internet yang semakin canggih memberikan ruang belajar yang lebih nyaman dan menguntungkan semua pihak dalam berbagai sisi.

Literasi teknologi dan digital menjadi salah satu skill penting yang harus dikuasai oleh para guru agar bisa memaksimalkan potensi teknologi dalam sekolah online masing-masing. Salah satunya adalah dalam hal produksi video pembelajaran, yang merupakan materi yang cukup vital dalam sistem belajar online.

Menyewa tenaga profesional untuk keperluan ini memang bisa menjadi alternatif untuk dipertimbangkan. Namun, tentunya hal itu akan menghabiskan biaya, yang mana hal itu akan sangat memberatkan bila yang diproduksi adalah video pembelajaran gratis.

Masalah lain dari hal ini adalah terkadang produser tidak benar-benar paham akan materi yang perlu diajarkan, sehingga video kadang kurang efektif juga. Dengan meluangkan waktu untuk belajar membuatnya sendiri dari berbagai tutorial video pembelajaran, pihak sekolah akan sangat menghemat banyak anggaran namun tetap bisa menyediakan sarana belajar yang menyenangkan dan efektif untuk para murid.

2. Cara Membuat Rekaman Video Pembelajaran

Ada banyak jenis video pembelajaran. Yang paling rumit dan menantang untuk dibuat adalah yang membutuhkan proses rekaman sendiri. Agar tidak salah langkah, ikutilah petunjuk di bawah ini secara runut.

a. Buat Kerangka dan Narasi

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuat naskah video pembelajaran. Agar terstruktur dengan baik, mulailah menyusun kerangkanya terlebih dahulu dan kemudian kembangkan narasinya. Baca ulang naskah tersebut dan minta sesama guru untuk mengeceknya terlebih dahulu.

b. Tentukan dan Atur Lokasi Rekaman

Agar video tampak menarik, lokasi rekaman harus dipilih secara hati-hati. Bila belum memiliki keterampilan manipulasi kamera, sebaiknya pilihlah studio indoor agar lebih mudah mengatur pencahayaan dan memblokir kebisingan.

c. Siapkan Perlengkapan

Pastikan semua barang yang diperlukan sudah tersedia di lokasi sebelum mulai rekaman agar semuanya berjalan lancar. Adapun barang-barang yang sekiranya akan diperlukan antara lain layar latar hijau, kamera, mikrofon, lampu sorot, dan reflektor cahaya.

d. Testing Terlebih Dahulu

Cobalah untuk membuat rekaman singkat terlebih dahulu dengan durasi sekitar satu menit. Kemudian, cobalah putar ulang video hasil rekaman itu pada layar yang lebar dan suara yang keras. Dengan begini, akan mudah ditemukan apabila ada kualitas audio atau video yang bermasalah. Perhatikan juga masalah estetika seperti komposisi warna, penampilan guru/narator. Dan sebagainya.

e. Rekam dengan Cermat

Melakukan rekaman ulang di kemudian hari karena hasil rekamannya jelek akan sangat merepotkan dan membuang waktu. Maka dari itulah, rekaman harus dilakukan dengan sangat cermat dan penuh perhatian. Pastikan kru yang berpartisipasi dalam keadaan fit dan fokus untuk memastikan semuanya berjalan baik.

f. Tambahan Elemen

Video yang penuh berisi rekaman dari awal sampai akhir terkadang bisa jadi kurang efektif. Untuk itu, bisa ditambahkan beberapa elemen lain seperti presentasi slide show atau animasi. Elemen ini bisa disiapkan baik sebelum, sesudah, atau paralel dengan rekaman.

g. Editing dan Converting

Hasil rekaman perlu diedit agar tampak lebih rapi, sistematis, dan estetik. Setelah itu, video bisa dirender ke dalam format yang lebih mudah untuk didistribusikan. Tahapan ini cenderung memerlukan keahlian yang lebih. Untungnya, saat ini ada banyak aplikasi sederhana yang bisa memudahkan prosesnya.

h. Unggah

Setelah video selesai dibuat dan sudah direview secara internal, proses berikutnya adalah mengunggahnya. Berhati-hatilah dalam memilih platform untuk hal ini. Teruslah membaca artikel ini sampai bawah untuk menemukan rekomendasi platform yang paling cocok untuk mengunggah video pembelajaran.

i. Kumpulkan Feedback dan Evaluasi

Video yang sudah diunggah perlu dievaluasi agar pihak sekolah bisa memproduksi yang lebih baik lagi ke depannya. Untuk itu, sangat disarankan untuk meminta feedback kepada murid dan orang tua murid mengenai pengalaman belajarnya dari video tersebut agar bisa dijadikan bahan evaluasi.

3. Aplikasi Video Pembelajaran Gratis untuk Editing

Untuk keperluan editing, ada banyak aplikasi yang menawarkan cara membuat video pembelajaran secara praktis. Aplikasi di bawah ini tidak memerlukan keahlian khusus untuk menggunakannya, sehingga mudah dikuasai oleh siapapun.

a. Kinemaster

Untuk editing video hasil rekaman, Kinemaster adalah salah satu aplikasi yang populer digunakan terutama oleh pihak sekolah virtual. Selain mudah digunakan, Kinemaster juga dibekali berbagai fitur canggih untuk mengedit dan memanipulasi video, misalnya transisi, special effects, teks, dan sebagainya. Aplikasi ini juga bisa menggabungkan beberapa video dalam satu layar dan mengubah suara.

b. FilmoraGo

Satu lagi aplikasi video editor dengan banyak fitur menarik adalah FilmoraGo. Platform ini juga menyediakan musik berlisensi, dukungan bahasa, filter, template, dan lain sebagainya. Video juga bisa dibuat menjadi berbagai macam bentuk layar dan diatur kecepatannya. Versi berbayar aplikasi ini menghadirkan fitur yang jauh lebih variatif dan bermanfaat.

c. Adobe Spark

Untuk proses editing yang lebih menyenangkan dan intuitif, Adobe Spark bisa menjadi opsi yang layak dipertimbangkan. Selain stok gambar dan lain sebagainya yang melimpah, platform ini juga bisa menambahkan berbagai gerakan sinematik tanpa memerlukan keahlian profesional. Bahkan, aplikasi ini juga bisa dipelajari oleh para murid untuk membuat project video mereka sendiri.

d. InShot

Untuk para pemula, InShot sangatlah mudah dioperasikan. Aplikasi ini sudah memiliki berbagai fitur penting untuk editing video sederhana. Sayangnya, aplikasi ini tidak memiliki fitur undo, sehingga editing harus diulang dari awal apabila ada kesalahan. Oleh sebab itu, InShot sebaiknya hanya digunakan untuk editing cepat atau video yang sangat singkat.

4. Aplikasi Video Pembelajaran Lainnya

Cara membuat video pembelajaran tidak harus selalu dengan cara rekaman dan editing yang rumit. Sebagai alternatif, sekolah juga bisa merekam presentasi slideshow, membuat animasi sendiri, atau sekedar menggabungkan berbagai foto dan video yang sudah ada. Atau, bisa juga video pembelajaran dibuat dari kombinasi berbagai ragam konten tersebut. Untuk hal-hal semacam itu, berikut adalah berbagai rekomendasi aplikasi yang bisa dipertimbangkan:

a. Green Screen

Apabila harus dilakukan rekaman video namun tidak memiliki layar latar hijau yang layak, aplikasi Green Screen ini bisa dipertimbangkan sebagai alternatif. Aplikasi ini akan menghilangkan background video dengan mudah layaknya layar hijau. Namun, kualitas videonya tentu tidak akan serapi menggunakan cara konvensional. Kebanyakan orang menggunakan aplikasi ini untuk presentasi, dengan tampilan slideshow sebagai latar belakang pembicaranya.

b. Microsoft Powerpoint

Microsoft Power Point adalah platform klasik untuk slideshow presentasi. Platform ini cocok apabila hasil rekaman akan dipakai untuk melengkapi penjelasan berbasis slideshow, bukan untuk editing. Menilik versi terbarunya, platform ini sudah tersedia dalam bentuk software komputer, aplikasi smartphone, dan bahkan website.

c. Canva

Platform berbasis aplikasi dan website ini sangat populer karena sangat mudah digunakan untuk berbagai kebutuhan. Canva bisa dimanfaatkan untuk edit gambar, edit video, dan membuat slideshow presentasi. Keunggulan lainnya, tersedia stok yang sangat banyak untuk berbagai template, gambar tambahan, dan animasi gratis yang bisa digunakan.

d. Whiteboard Explain Everything

Aplikasi unik ini bermanfaat terutama untuk menjelaskan suatu proses yang konseptual. Di sini, guru bisa menjelaskan suatu materi dengan cara doodling spontan sembari berbicara dan menampilkan berbagai gambar atau video pada layar yang sama. Merekam video pembelajaran dengan cara ini akan memberikan pengalaman belajar yang mirip penjelasan guru di kelas tatap muka.

e. Scratch

Animasi adalah jenis konten yang cukup populer belakangan ini. Salah satu platform gratis yang bisa digunakan untuk ini adalah Scratch. Pada dasarnya, ini adalah aplikasi coding yang sangat sederhana sehingga bisa digunakan siapapun yang belum memiliki keahlian mumpuni. Fitur-fitur yang ada memungkinkan untuk membuat karakter, menggerakkan karakter, memanipulasi tampilan tulisan, dan memasang video.

5. Platform untuk Mengunggah Video Pembelajaran

Jika sudah selesai dibuat, tahapan berikutnya dalam tutorial video pembelajaran ini adalah mengunggahnya. Untuk tahapan terakhir ini, hal utama yang perlu dipertimbangkan adalah siapa saja yang boleh mengaksesnya dan bagaimana caranya. Beberapa platform berikut memiliki sistem yang berbeda-beda untuk itu.

a. Youtube

Platform paling populer untuk unggah video adalah Youtube. Opsi ini sangat cocok terutama untuk mengunggah video pembelajaran gratis untuk menarik penonton dari kalangan publik. Di sisi lain, adanya fitur terbaru memungkinkan video bisa diatur agar hanya bisa diakses oleh orang-orang tertentu saja. Hanya saja, Youtube tidak bisa mencegah video untuk diunduh oleh penontonnya.

b. Platform File-Sharing Berbasis Cloud

Yang dimaksud dengan platform ini antara lain adalah Google Drive, Dropbox, dan OneDrive. Pilihan ini tepat digunakan jika file video hanya untuk diunduh oleh orang tertentu saja. Platform ini tidak nyaman untuk streaming karena fiturnya terbatas. Namun untuk keperluan transfer dan mengunduh video, platform ini cukup nyaman dan gratis.

c. Vidizmo

Bila video pembelajaran perlu ditonton secara streaming namun tidak boleh diunduh tanpa ijin, Vidizmo adalah opsi terbaik. Keunggulan lain dari platform ini adalah fitur transkripsi dan translasi otomatis ke lebih dari 50 bahasa. Masih banyak lagi fitur bermanfaat yang ditawarkan platform ini. Dapat dimaklumi, aplikasi ini tidaklah gratis karena teknologinya yang begitu canggih.

d. Sosial Media

Untuk tujuan promosi atau edukasi masyarakat, video pembelajaran yang singkat bisa juga diunggah ke Instagram, Facebook, atau TikTok. Berbagai platform ini memudahkan video untuk disebarluaskan dalam waktu singkat.

Bagi sebagian besar guru yang terbiasa mengajar dengan metode tatap muka, mempelajari cara membuat video pembelajaran bisa jadi terkesan sebagai suatu hal yang sangat menantang. Meski awal-awal akan terasa agak membingungkan, proses memproduksi video sebagai materi belajar tidaklah terlalu sulit. Bahkan, belakangan ini semakin banyak guru yang lebih suka memproduksi video untuk belajar online ketimbang harus mengajar langsung.